Breaking News
Loading...
Friday, 31 January 2014

Info Post
Melanjutkan artikel saya yang terdahulu mengenai menulis. Saat ini kita share mengenai membaca. 

Membaca menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah “melihat  serta  memahami  isi dari apa yg tertulis (dengan melisankan atau hanya dalam hati).  Dari kecil kita sudah diajari untuk membaca, mulai dari membaca abjad  “A, B, C, D, E, …”, merangkai huruf menjadi sebuah kata, seperti “INI, ITU, SAYA, BUDI, …”. Hingga kita mampu membaca buku.  Dalam Islam pun kita diajarkan membaca huruf Arab, hingga kita mampu membaca kita suci Al Qur’an.

Dahulu membaca bagi saya adalah kegiatan yang sangat membosankan bahkan selalu dihindari, seperti halnya menulis. Jika mengikuti kegiatan belajar di sekolah, mata pelajaran yang paling disenangi adalah eksakta seperti matematika, kimia, fisika. Karena mata pelajaran ini tidak terlalu banyak materi untuk membaca. Lain halnya bahasa, sejarah, geografi atau pun mata pelajaran sosial lainnya yang mengharuskan kita untuk banyak membaca.


Pertama kali saya membaca buku hingga selesai adalah komik, yaitu buku yang berisi cerita dan gambar animasi yang isinya juga lebih cenderung kepada hiburan. Selanjutnya saya mulai membaca novel yang diberikan oleh adik saya. Dia yang selalu mengingatkan saya untuk membaca, karena dengan membaca banyak manfaat yang kita peroleh selain menambah informasi, ilmu dan juga dapat memberi hiburan diwaktu luang. Dari sinilah saya mulai menyukai membaca, hingga saat ini saya menyukai membaca buku-buku fiksi seperti novel, komik hingga non fiksi seperti pengembangan diri, motivasi, inspirasi dan biografi orang ternama baik yang bertemakan agama atau pun umum.

Membaca tidak hanya melihat dan mengeja apa yang kita baca. Membaca juga mengharuskan kita untuk memahami apa yang kita baca. Memang pertama kali kita membaca buku akan merasakan kejenuhan, namun jika kita mampu memilih dengan tepat untuk membaca baik dari segi waktu, buku yang dibaca dan manfaat apa yang kita rasakan dari membaca, maka kejenuhan pun tidak akan terjadi. Rasa keingintahuan akan sesuatu hal juga dapat mendorong kita untuk membaca. Selain itu buku yang dihadiahkan seseorang yang kita sayangi juga akan mendorong kita untuk membaca.

Namun, kita ketahui kadang membaca hanya melihat dan mengeja tulisan yang kita baca, dan tidak memahami makna yang terkandung di dalamnya. Hal ini juga dipengaruhi oleh kapasitas dan daya tahan mata kita yang hanya mampu membaca buku dalam beberapa jam saja. Selain itu juga tergantung dari kebiasaan kita membaca. Semakin terbiasa kita membaca, semakin lama waktu baca yang kita gunakan dan mampu memahami semua apa yang kita baca.

Dalam Al Quran, surat pertama yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW adalah surat Al’Alaq pada ayat 1 dan 3 yaitu “IQRA” yang artinya bacalah. Dari sini jelas bahwa dalam Islam juga diperintahkan untuk membaca. Betapa pentingnya membaca, mungkin banyak definisi membaca, yaitu membaca tulisan atau pun membaca alam dan lingkungan kita. Dalam agama saja sudah dianjurkan untuk membaca. Tentulah banyak manfaat bagi membaca baik untuk kehidupan, lingkungan bahkan kesehatan kita.

Membaca dapat memperkuat daya ingat atau daya memori kita. Saat membaca logika, keingintahuan dan imajinasi memacu otak kita untuk berpikir dan berkonsentrasi. Menurut studi dari Rush University Medical Center bahwa dengan membaca dapat memperpanjang umur pikiran kita. Dan bahkan dapat mencegah terjadinya penyakit Al Zheimer

Daya memori otak kita bertolak belakang dengan daya memori PC. Walaupun kita menganggap PC lebih canggih daripada manusia, semakin sering dan banyak memori PC digunakan semakin lambat daya kerja PC tersebut, lain halnya dengan otak yang semakin sering digunakan semakin kuat daya memorinya.

Membaca juga sebagai pengisi waktu luang yang positif. Daripada mengisi waktu luang kumpul atau nongkrong dengan teman-teman lainnya sambil mengganggu orang lain lebih membaca buku dan berdiskusi. Membaca buku yang kita senangi atau buku yang menghibur juga dapat menghilangkan stress. Kita akan fokus dan konsentrasi selama membaca apalagi jika buku yang dibaca adalah buku yang kita sukai, karena kosentrasi saat membaca secara tidak langsung kita akan melupakan hal-hal yang menyebabkan stress.

Membaca akan menambah kosakata kita dalam berbahasa apalagi jika kita menemukan beberapa kosakata asing yang mendorong kita untuk mencari tahu makna dari kata tesebut. Membaca juga menambah ilmu dan informasi-informasi penting atau pun wawasan dalam kehidupan. Anda pernah dengar bahwa “Membaca dapat menguasai Dunia”. Semua informasi yang mengajarkan kita tentang kehidupan, kenyataan, daya imajinasi, situasi dan kondisi atau hal lainnya. Kita akan mempelajari hal tersebut hingga kita menjadi tahu apa-apa yang belum kita ketahui. Seperti jika Anda membaca masalah geografi dan daerah pariwisata suatu negara. Anda akan dapat menceritakan kepada orang mengenai tempat wisata favorite negara tersebut serta menceritakan suasana dan lingkungannya kepada orang lain, padahal Anda belum pernah pergi ke negara tersebut. Karena dengan membaca ini Anda menjadi tahu seperti halnya Anda pernah mengunjungi negara tersebut.

Membaca juga dapat memberi semangat dan motivasi bagi diri kita terutama jika kita membaca buku-buku yang dapat memberikan inspirasi dan dorongan dalam kehidupan. Membaca juga dapat menjalin hubungan dengan yang lainnya, apalagi jika kita dan mereka memiliki kesamaan buku yang dibaca. Sehingga sering berdiskusi atau pun saling berbagi informasi yang positif satu sama lainnya.

Sangat banyak manfaat dari membaca bukan. Jika kita semua senang dengan membaca dan terbiasa dengan membaca, maka negara kitap pun akan tidak kalah bersaing dengan negara lainnya yang lebih maju. Negara kita pun akan memiliki kreatifitas dan kecerdasan yang dapat bersaing dengan negara lainnya.

Untuk itu ayo kita membiasakan diri untuk membaca, mungkin pertama kali membaca hanya 1-5 halaman, lanjut menjadi 6 – 15 halaman dan seterusnya hingga mungkin dalam sehari kita mampu membaca dua buku bahkan lebih. Dalam hal ini, tentu membaca buku yang bernilai positif bukan buku yang memberikan hal negatif pada kita dan lingkungan atau pun buku yang dilarang oleh ajaran agama kita. Dan kita ketahui juga saat ini membaca tidak harus menggunakan buku, namun banyak media seperti melalui digital baik PC atau pun mobile phone. Tentunya kita tidak akan mau ketinggalan dari yang lainnya bukan…

"Let's make enjoy with reading good things..."
^_^



0 Please Leave Comments here: